Halloapakabar.com, Jakarta – Berlatar dari keadaan ekonomi keluarga yang kemudian membawa Tency Imut bekerja sebagai TKW di Hongkong. Lalu siapa sangka ia kini terkenal sebagai pedangdut yang banyak kerap menghibur warga Indonesia di negeri uang itu.

Tency Imut yang bernama asli Tensinar Mujiyatun ini, lahir di Lampung, 26 Oktober 1983, mengaku sejak kanak-kanak sudah hobby menyanyi. Bakatnya itu berasal dari sang ayah yang berasal dari Yogyakarta.

Wanita yang merasa imut meski tubuhnya montok seksi ini mulai bekerja di Hongkong sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) sejak 7 tahun lalu.

Ia merasa bersyukur karena mendapatkan majikan yang baik, atau setidaknya ikut mensuport dirinya dalam mengembangkan bakat menyanyi.

“Alhamdulillah, punya majikan baik sehingga memgijinkan saya untuk bernyanyi menghibur orang lain. Tapi memang setiap hari minggu itu disini libur kerja bagi PRT. Jadi tidak terlalu menganggu pekerjaan saya ketika ada job manggung,” tulis Tency Imut saat dihubungi halloapakabar.com melalui facebook massenger, Rabu (12/7/2017).

Bagi buruh migran asal Indonesia di Hongkong, nama Tency Imut sudah tidak asing lagi bahkan cukup terkenal.

Bersama Asmaraponklea, dirinya membentuk Duo Sekseh yang awal tahun 2017 merilis single dangdut melayu berjudul Colak-Colek ciptaan Arjuna.

Lagu Colak-Colek pernah runing di sejumlah radio di Indonesia. Hal itu membuktikan bahwa pecinta musik dangdut khususnya melayu mulai menerima Duo Sekseh yang mana kedua personilnya adalah TKW asal Indonesia yang bekerja sebagai PRT di Hongkong.

Bahkan, Tancy Imut mengatakan mulai kebanjiran job perform diberbagai tempat.

“Dan Insya Allah, bulan depan (Agustus-red) Duo Sekseh ke Singapore,” tulisnya.

Meski saat ini Tency Imut telah menjadi seorang entertaint, namun ia mengatakan bahwa tujuan dirinya ke Hongkong adalah bekerja.

“Masih sebagai PRT karna itu kerja utama saya, dan nyanyi saya jadikan hobby dan aku sangat beruntung karna aki bisa interaksi langsung dengan mbak-mbak yang berada di HK ini dan sekaligus bisa menghibur mereka, setidaknya begitu,” tandasnya.

 

Penulis/Editor : Eko TW