Halloapakabar.com, Jakarta – Tren kebutuhan akan perangkat penyimpan daya untuk telepon pintar (smartphone) cenderung meningkat setiap tahun. Salah satu produsen asal Seatle, Amerika Serikat (AS), Anker hadir di tengah maraknya pasar perangkat pengisi daya di tanah air.

Direktur Anker untuk wilayah Asia Pacific, Romeo Luo, mengatakan, pihaknya mulai meramaikan pasar industri penyimpanan daya di Indonesia pada akhir tahun ini. Dengan segmentasi yang berbeda dengan kompetitornya. Anker menyasar target pasar premium dengan layanan ekslusif melalui pembukaan outlet-outlet khusus dan jaringan ritel yang tersedia.

“Anker akan membuka sedikitnya 50 outlet di Indonesia pada tahun pertama, dengan target awal di Jakarta dan menyusul kota-kota lainnya. Kami yakin produk ini akan menjadi salah satu produk yang memberikan rasa aman bagi pengguna smartphone di Indonesia khususnya merk-merk high end,” kata Romeo, di Outlet Anker kawasan Kalibata City Square, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Teknologi yang digunakan dalam perangkat ini mempunyai sistem pembaca perangkat mobile dan memberikan daya yang sesuai dengan yang dibutuhkan sehingga aliran daya yang diberikan reatif lebih stabil. Dengan demikian, smartphone akan membaca Anker sebagai perangkat asli dari telepon genggam tersebut. Sistem yang diberi nama Power IQ ini sudah teruji dan sudah mendapat banyak testimony dari penggunanya.

“Selain itu, kami juga menyediakan teknologi voltage bost yang memberikan kecepatan pengisian daya dalam perangkat mobile phone dengan cara mengenali keluaran daya sehingga dapat menghindari keluar masuknya daya yang tidak stabil. Sedangkan sistem multi protect safety menjadikan produk ini aman bagi perangkat mobile phone,” jelasnya.

Ada beberapa perlindungan yang diberikan oleh merek yang laris di pasar Amerika, Jepang dan Eropa ini, mulai dari pembatasan arus keluar, stabilisator arus keluar, perlindungan pada tegangan berlebih untuk arus masuk dan keluar, pengaturan suhu sehingga menjaga agar perangkat tidak panas.

“Serta teknologi pengaturan energi dan teknologi pemulihan pada perangkat apabila mendapatkan daya yang berlebih. Perbandingan pengisian daya menggunakan produk Anker adalah 60 persen proses pengisian lebih cepat dalam waktu 35 menit dibanding produk lainnya,” bebernya.

Indonesia Regional Head Anker Indonesia, Paul Honda, menambahkan, pihaknya memberikan jaminan 18 bulan bagi konsumen untuk mencoba produk tersebut.

“Produk kami mempunyai sertifikasi, salah satunya dari Apple dan Qualcomm khusus untuk produk Anker pada Mifi dan produk QC. Diharapkan produk ini bisa menjadi produk unggulan untuk Mobile Charging Solution bagi pengguna smartphone di Indonesia,” ungkapnya.

Paul juga menjelaskan bahwa produknya telah memiliki sertifikasi dari Apple dan Qualcomm khusus untuk produk Anker Mifi dan Qc. Diharapkan produk ini dapat menjadi produk unggulan untuk Mobile Charging Solution bagi pengguna Smartphone di Indonesia.

“Indonesia adalah pasar yang sangat potensial karena mempunyai populasi penduduk yang besar dan sangat menyukai komunikasi lewat media sosial, orangnya ramah-ramah, hal inilah yang membuat produk Anker melirik pasar Indonesia,” tandasnya. (fri/hlb)