Halloapakabar.com, Jakarta – Para pemilik mobil yang doyan modifikasi mesin, biasanya ingin meningkatkan performa mobil kesayangan agar bisa melaju lebih cepat. Tapi, terkadang masih banyak yang bingung harus mulai darimana. Selain itu, biasanya terbentur dengan dana yang terbatas. Ada cara yang bisa ditempuh untuk mendongkrak performa mesin, yakni melalui metode Naturally Aspirated (NA).

Memodifikasi mesin mobil dengan cara NA memang efektif untuk meningkatkan tenaga mesin. Selain itu, metode ini tergolong lebih sedikit menguras kocek, dibandingkan melakukannya secara Force Induction (FI) atau induksi paksa.

Mesin yang dimodifikasi secara FI, memang bisa jauh lebih bertenaga dibandingkan mesin tanpa FI dengan kubikasi lebih besar atau naturally aspirated. Modifikasi secara FI biasanya dengan cara mencangkok turbocharger, supercharger, atau twincharger.

“Dibandingkan dengan metode FI, modifikasi mesin secara NA bisa dilakukan secara bertahap kalau ingin meningkatkan performa mobil seperti yang diinginkan,” kata Uno, pemilik dan juga modifikator dari rumah modifikasi Unotech.

Berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan jika ingin memodifikasi dengan metode NA.

Pastikan Mesin Sehat

Hal paling mendasar jika ingin memodifikasi mesin mobil dengan cara apapun adalah memastikan kalau kondisi mesin sehat. Untuk itu harus dilakukan general tune up seperti penyetelan celah klep, ganti busi, ganti filter oli, dan filter bensin. Selain itu, oli lama juga diganti dengan oli yang bagus, jika perlu lakukan juga cleaning injektor.

Komponen terakhir yang harus diperhatikan juga adalah kondisi kopling mobil, yang harus dalam kondisi baik juga.

Mencangkok Komponen Balap (Parts Racing)

Jika kondisi mesin sudah dipastikan sehat, langkah selanjutnya berurusan dengan pemasangan komponen balap (Part Racing) bolt-on seperti filter udara, header, knalpot, kabel busi. Juga part-part pengapian semacam koil dan busi. Kalau mobil sudah menggunakan ECU, penambahan piggy back diperlukan disini.

Maksimalkan Handling

Langkah ini memang tak ada hubungannya dengan mesin, tapi tahapan ini penting dilakukan jika ingin melanjutkan ke tahapan yang lebih ekstrim. Jika mobil yang dibesut tak punya kestabilan dan handling yang baik, maka semuanya akan sia-sia. Memaksimalkan handling bisa dilakukan dengan cara memodifikasi sistem suspensi, seperti menggunakan coil over, memasang sway bar, dan strut bar.

Selain itu, diperlukan juga mengganti bushing kaki-kaki mobil dengan material yang lebih baik dan berbahan polyurethane.

Ekstrim Up-Grade

Setelah semua komponen balap bolt-on teraplikasi, handling sudah dimaksimalkan, dan dibantu dengan settingan dyno tapi masih belum mendapatkan hasil yang diinginkan, barulah bisa dilanjutkan dengan melakukan cara yang agak ekstrim.

Lakukan porting polish head, mengganti camshaft, dan piston hi-compression. Jika masih juga dirasa kurang, bisa dilanjutkan dengan memerbesar kapasitas mesin memakai stroker kit (bila tersedia).

Pangkas Bobot Mobil

Pengurangan bobot mobil juga akan membantu akselerasi mobil lebih ringan. Meski begitu, resikonya mengurangi kenyamanan jika mobil masih digunakan sebagai mobil harian. Biasanya tahapan yang terakhir ini dilakukan untuk keperluan balap.

Untuk waktu pengerjaan dengan metode NA bisa memakan waktu 1 hingga 2 minggu, dan tergantung dari jenis dan kondisi mobilnya. Tapi, jika hanya melakukan porting polish head saja, pengerjaannya paling lama 1-2 hari.