Halloapakabar.com, Jakarta – Terus bertambahnya jumlah penderita Diabetes diseluruh dunia yang menurut data International Diabetes Federation (IDF) 2015 berjumlah 415 juta, dan diperkirakan akan meningkat hingga 642 juta di tahun 2040 memberikan keprihatinan berbagai pihak. Tidak terkecuali organisasi Lions Clubs International.

Sebagai organisasi yang konsern dengan berbagai masalah kesehatan, Lions Clubs Indonesia yang berada dibawah naungan Lions Clubs Internatinal dan telah  memiliki 7000 relawan yang tersebar dari Sumatra hingga Ambon mencoba terus memberikan berbagai pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Salah satunya melalui seminar awareness bertajuk “Waspadai Diabetes”. Bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Bunda Menteng Jakarta Pusat, dengan pembicara seminar, dr. Erik Rohmando Purba, Sp.DP (Spesialis Penyakit Dalam) dan dr. Marya Haryono, Sp.GK (Spesialis Gizi Klinis).

“Melihat statistik penderita Diabetes yang terus meningkat, dan juga rasa ingin membantu, Lions Clubs melakukan kegiatan Diabetes awareness secara rutin, kita sosialisasikan bagaimana cara pencegahan dan juga bagaimana cara penyembuhannya baik itu secara lokal ataupun global, kita juga memperingati Hari Diabetes Dunia pada setiap tanggal 14 November,” kata Yahya Yastputra, Gubernur Distrik Lions Clubs International 307 B1.

Orang yang terkena Diabetes sangat beresiko kehilangan penglihatan  untuk itu disarankan untuk mendapatkan test mata secara lengkap paling tidak setahun sekali. Diabetes juga bisa mengakibatkan kemungkinan komplikasi yang lebih berat, seperti, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, amputasi dan juga kerusakan syaraf. Bagi Ibu hamil, jika penyakit Diabetes tidak ditangani dengan benar dapat mengakibatkan kematian janin dan komplikasi lain.

“Satu dari dua orang dewasa yang mengidap Diabetes tidak sadar akan penyakit yang dideritanya. Pemahaman terhadap penyakit ini perlu, sehingga pencegahan atau penanggulangannya akan lebih mudah dan segera,“ tambah Lion Barina Warongan, Ketua Komite Diabetes Lions Clubs International 307 B1.

Dari hasil penelitian terbaru oleh para ahli kedokteran, ditemukan teori yang menyatakan bahwa penyakit Diabetes Mellitus tidak hanya disebabkan faktor keturunan (genetik), tetapi juga dipengaruhi bebeapa faktor lain yang multi-kompleks, antara lain kebiasaan hidup dan lingkungan.

“Orang yang tubuhnya membawa gen diabetes, belum tentu akan menderita penyakit gula, karena masih ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini pada seseorang, yaitu antara lain makan yang berlebihan, kegemukan, kurang gerak atau jarang berolah raga dan kehamilan.”  papar Dr. Ivan R Sini MD FRANSCOG GDRM, Sp.OG, Vice President Director PT. Bunda Medik atau RSU Bunda. (Herman)