Halloapakabar.com, Jakarta – Ketua Dewan Guru WKO Shinkyokushinkai Indonesia, J B Sujoto berharap pemuda dan pemudi yang ada di Indonesia dapat lebih menggandrungi olah raga full body contact.

Menurutnya, pembinaan karakter bangsa dengan sebuah prestasi menjadi lebih menarik. Terlebih pada pembinaan generasi remaja melalui olahraga. Hal ini bisa sebagai penyaluran hobi dan sekalugus mendapatkan prestasi.

“Kami tidak ingin keberadaan perguruan karate full body contact itu hilang. Oleh karena itu, ajang kejuaraan full body contact seperti ini terus kami galakkan,” ujar Sujoto kepada wartawan di Jakarta.

Sebanyak 175 karateka dari 8 provinsi mengikuti di kejuaraan yang di gelar oleh
yayasan Al Huda dan WKO Shinkyoshin itu berasal dari berbagai daerah sekain DKI Jakarta, seperti, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Tengah.

Sujoto mengatakan bahwa karate sebagai pembinaan prestasi bagi remaja dengan menumbuhkan budo (semangat) karate di jiwa mereka. “Dengan budo tersebut pulalah akan terlahir disiplin diri yang tinggi,” ujarnya.

Pertandingan yang terbagi dari berbagai kelas ini melibatkan para peserta Pelajar SMP dan SMA, Kelas Dewasa, dan Kelas Veteran acara berlangsung di Gedung Kesenia dan Olahraga Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan menghasilkan juara umum yang berasal dari SMP Al Anshor dengan 15 trophy dan tercatat sebagai rekor terbesar dengan 175 atlit. (sae/hlb)