Halloapakabar.com, Cairo – KBRI Cairo memenuhi undangan diskusi budaya mancanegara dalam program ‘Hadzihi Lailaty’ yang disiarkan secara langsung melalui saluran televisi Nile Culture TV (15/7/2017). Dalam durasi 20 menit, Sekretaris Ketiga Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya, Arum Primasty, yang juga didampingi staff KBRI Cairo menuturkan seluk beluk salah satu alat musik tradisional Indonesia yaitu angklung.

Selain menjelaskan sejarah, perkembangan, perhatian Pemerintah Indonesia dan pengenalan angklung dalam skala nasional dan internasional, perwakilan KBRI Cairo juga memeragakan cara memainkan alat musik tersebut. Kedua presenter acara juga turut mencoba dan memainkan angklung sembari melakukan diskusi mengenai budaya Indonesia dimaksud.

Selain Indonesia, turut serta dalam acara diskusi budaya internasional tersebut, perwakilan dari Pusat Kebudayaan Jepang di Cairo, serta para pakar budaya dari sejumlah universitas ternama di Mesir.

Sebelumnya, dalam siaran langsung Hadzihi Lailaty spesial mengenai Indonesia yang ditayangkan pada bulan Mei 2017, Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Cairo juga telah berkesempatan membawakan lagu-lagu tradisional Indonesia dengan alat musik angklung.

KBRI Cairo terus menggencarkan upaya promosi budaya dan pariwisata kepada khalayak Mesir, yang merupakan salah satu pasar non tradisional yang potensial bagi pariwisata Indonesia. Selain tampil di televisi nasional, KBRI Cairo juga secara aktif melakukan pameran di sekolah dan universitas di Mesir dalam rangka terus mempromosikan keberagaman budaya dan potensi pariwisata Indonesia kepada masyarakat Mesir. (nwi)